![]() |
| Merdeka.com |
Kasus pembunuhan terhadap Hasbullah (35) akhirnya terungkap. Andi Mardiansyah (22) yang merupakan rekan kerja korban sebagai penjual ayam tega membunuh karena ingin menguasai barang milik Hasbullah.
Kapolresta Depok AKPB Azis Andriansyah menerangkan, Andi membunuh karena ia juga membutuhkan uang untuk membayar utang sewa lapak di Pasar Timbul.
"Pelaku ini punya utang Rp 4 juta, tapi tak sangup bayar kepada saudara R. Sehari sebelum peristiwa pembunuhan. Pelaku mendapat batas waktu (jatuh tempo) penagihan," jelas Azis kepada wartawan, Jumat (30/8/2019).
Pelaku yang sudah mengetahui keseharian korban ternyata sudah saling kenal sejak 2017. Dan pada Selasa (27/8/2019) malam, pelaku sudah menunggu korban untuk menagih uang hasil penjualan ayam di Kebun Pisang, kawasan Grogol, Limo, Depok. Tanpa basa basi, pelaku kemudian langsung menggorok leher korban hingga meninggal dan mengambil barang berharga korban.
Adapun barang yang diambil yakni motor, HP dan tas korban berisi uang Rp4,28 juta. Namun, pelaku hanya mengambil uang korban. Sementara motor, HP dan tas korban dibuang ke Kali Krukut untuk menghilangkan jejak.
"Pelaku ingin uang cepat, karena butuh uang, kalau bawa motor takut ketahuan, motor dibuang untuk menghilangkan jejak," imbuhnya.
Diketahui, Hasbullah ditemukan warga pada Rabu (28/8/2019) pukul 08.00 di Kebun Pisang Grogol Limo RT 03 /03 pada Rabu (28/8/2019) sekitar pukul 08.00 WIB. Hasbullah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan berlumur darah di bagian leher.
Sumber: Akurat.co

Komentar
Posting Komentar